Tampilkan postingan dengan label putus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label putus. Tampilkan semua postingan
Jumat, 20 Desember 2013
Macam macam Teman Kelakuannya Dalam Menghibur Kamu yang Putus Cinta

Teman adalah bagian yang sangat penting ketika kamu baru putus cinta. Mereka adalah orang yang kamu harapkan bisa mendengar cerita kamu, mendukung kamu, dan diharapkan bisa menghibur kamu. Tapi masalahnya, teman itu ada macam-macam dan kelakuannya dalam menghibur kamu juga beda-beda. Berikut adalah macam-macam teman dan kelakuannya dalam menghibur kamu yang putus cinta!
Teman yang Bersimpati & Mau Dengerin Curhat Kamu
Ini adalah jenis teman yang paling ideal. Biasanya begitu tahu kamu putus, dia akan langsung mengorbankan segala waktunya untuk dengerin cerita kamu dan bersimpati sama kamu. Dia gak akan protes walaupun kamu udah ngulang cerita yang sama 100 juta kali dalam jangka waktu 1 jam.
Yang Dilakukan Untuk Menghibur Kamu: Dia bakal nemenin kamu selama yang dia bisa. Kemanapun kamu mau pergi, makanan apapun yang kamu pengen makan, dia bakal nemenin kamu. Ah baik sekali kamu teman.
Temen yang Malah Jadi Lebih Emosi dari Kamu
Ini adalah teman yang bisa dikatakan peduli sekali sama kamu dan jadi emosi ketika kamu disakiti. Dia malahan bisa jadi lebih emosi dari kamu dan rasanya pengen berkonfrontasi sama orang yang nyakitin kamu itu. Biasanya kalo udah kayak gini, malah kamu yang harus menenangkan dia.
Yang Dilakukan Untuk Menghibur Kamu: Hmmm…Mukulin mantan pacar kamu kali ya?
Temen yang Menganggap Remeh Masalah Kamu
Ini adalah tipe teman yang awalnya mendengarkan cerita kamu, tapi begitu mendengar permasalahan cinta kamu, dengan remehnya dia akan langsung bilang, "Ooh…gitu doang. Kirain apa". Pasti kamu kesel digituin. Apalagi kalo menurut kamu masalah kamu serius banget. Tapi sebenernya, terkadang temen macem begini bener lho. Terkadang masalah kamu emang sederhana. Kamu aja yang berlebihan. Cuma temen kamu emang kurang simpati aja sih.
Yang Dilakukan Untuk Menghibur Kamu: "Aaaah gitu doang. Udah jangan sedih ah. Nih minum." sambil menyodorkan kamu minuman beralkohol.
Temen yang Malah Jadi Emosi Sama Kamu
Ini adalah teman yang malah jadi marah sama kamu dan menganggap kamu bego banget karena masalah percintaan kamu. Biasanya ini terjadi karena kamu emang bego banget sih, ngulangin masalah yang sama ribuan kali dan selama ribuan kali itu kamu cerita terus sama temen kamu itu. Ya dia emosi lah lama-lama, gimana sih kamu.
Yang Dilakukan Untuk Menghibur Kamu: Cariin kenalan baru biar kamu gak balik-balik lagi ke mantan kamu.
Temen yang Gak Mau Dengerin Kamu
Ini adalah temen kamu yang…sama sekali gak mau dengerin cerita kamu. Begitu kamu mulai cerita dia bakal langsung tutup kuping sambil bilang "lalalalala…gue gak mau denger." Terus melenggang kangkung. Biasanya temen kayak gini males aja sih terlibat dalam drama percintaan kamu. Eh, orang kayak gini bisa disebut temen gak sih sebenernya?
Yang Dilakukan Untuk Menghibur Kamu: Gimana mau menghibur, dengerin kamu aja gak mau.
Nah, termasuk temen tipe yang manakah kamu? Silakan share di comment.

Artikel lainnya di Malesbanget.com
- Cara-cara yang Sering digunakan Orang Untuk Lari dari Kesedihan
- 4 Hal yang Gak Perlu Kamu Share ke Orang Lain
- 5 Alasan Kenapa Kamu Gak Boleh Galau Lama-Lama Karena Masalah Cinta
- Hal-hal yang Harus Kamu Hindari Kalo Abis Putus Cinta
- Tipe Kepribadian Orang Dilihat dari Sendal
Sabtu, 09 November 2013
Beberapa Tips Untuk Meredakan Sakit Hati Setelah Putus Cinta!
Tak ada orang yang tidak merasakan sakit setelah putus cinta, terlebih lagi jika kita berada di pihak yang diputuskan kekasih. Untuk beberapa orang, putus cinta bahkan bisa meninggalkan luka mendalam yang sulit hilang dan berlangsung lama.
Putus cinta memang menyakitkan, tapi cobalah untuk tidak terjebak dalam kesedihan berlarut-larut. ada sembilan cara yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit hati setelah putus cinta:
1. Jangan Bertemu dengan Mantan Kekasih Sementara Waktu
Setelah putus cinta, hindari bertemu atau berhubungan dengan mantan kekasih Anda. Perasaan sayang yang masih ada mungkin mendorong Anda untuk menelepon, mengirim pesan teks atau bertemu dengannya. Tapi tindakan ini justru akan mengingatkan sakitnya putus cinta. Anda harus benar-benar putus hubungan dengan sang mantan, setidaknya untuk beberapa bulan untuk menyembuhkan sakit hati.
2. Nikmati Rasa Sakit Itu
Adalah hal yang sangat wajar ketika kita kehilangan seseorang yang dicintai. Saat merasakan sakit, itu berarti sebuah tanda bahwa Anda sedang dalam proses penyembuhan. Menangislah jika Anda ingin menangis, dan berteriaklah jika memang itu bisa membuat perasaan sedikit lega. Rasa sakit setelah putus cinta bisa menginspirasi Anda untuk mengerjakan sesuatu yang lebih baik, yang tidak pernah Anda lakukan sebelumnya.
3. Menyibukkan Diri
Cara terbaik menyembuhkan luka karena putus cinta dan melupakan mantan adalah dengan menyibukkan diri. Anda tidak akan memikirkan mantan kekasih jika tidak memberi kesempatan otak untuk mengingatnya. Cobalah aktif terlibat dalam berbagai kegiatan. Pilih aktifitas yang Anda senangi. Tidak hanya menyegarkan pikiran, banyak beraktifitas juga mengalihkan pikiran Anda dari sang mantan.
4. Curahkan Kesedihan Anda Hanya Kepada Teman Dekat
Boleh saja menceritakan bagaimana sakit hatinya Anda setelah putus cinta. Tapi bukan berarti Anda bisa membicarakannya ke setiap orang yang Anda temui. Bukannya bersimpati, tindakan ini justru bisa membuat teman-teman menjauhi Anda. Bijaklah dalam menyikapi tragedi putus cinta Anda. Bicaralah hanya pada teman atau orang yang dekat dengan Anda, cukup mengerti Anda dan mau mendengar setiap keluh kesah. Akan lebih baik lagi jika orang tersebut bisa menenangkan, mencarikan solusi dan mendorong Anda untuk melanjutkan hidup.
5. Tumpahkan Perasaan Anda dalam Tulisan
Menumpahkan semua kekesalan dalam tulisan bisa jadi alternatif lain untuk meredakan sakit hati akibat putus cinta. Keluarkan semua rasa sakit, frustasi dan kemarahan Anda dalam buku harian, secarik kertas atau komputer (tapi jangan menyebarkannya ke grup email atau jejaring sosial). Setelah sembuh dari masa
lalu menyakitkan, Anda bisa membacanya kembali sebagai alat introspeksi untuk menjalin hubungan yang lebih baik dengan pasangan berikutnya.
6. Meditasi
Meditasi adalah salah satu tehnik lama untuk relaksasi dan mengendurkan pikiran yang tegang. Duduklah dengan tenang di dalam kamar, tutup mata, ambil nafas dalam-dalam, dan keluarkan secara perlahan. Sambil relaksasi, Anda bisa menjauhkan hal-hal negatif dari pikiran Anda. Nyalakan lilin aromaterapi dan musik instrumental untuk menambah perasaan tenang saat relaksasi.
7. Beri Perhatian Pada Keluarga
Orang tua, kakak maupun adik mungkin adalah orang-orang yang berpengaruh besar pada kehidupan Anda. Mereka akan selalu berada di sisi Anda saat senang maupun susah. Saat menjalin hubungan asmara dengan mantan kekasih, mungkin Anda tidak menyediakan banyak waktu untuk keluarga. Inilah saatnya Anda banyak mencurahkan waktu dan berkumpul bersama keluarga. Coba ajak mereka rekreasi, atau sekedar makan malam bersama. Kehangatan keluarga merupakan obat paling manjur untuk menyembuhkan luka.
8. Fokus pada Karir
Jangan sampai kesedihan mengganggu performa kerja Anda. Mungkin akan sulit berkonsentrasi kerja saat kita didera masalah. Tapi cobalah untuk menjadikan karir sebagai prioritas dalam hidup Anda. Dengan fokus dalam bekerja, tak hanya membantu Anda melupakan sakit hati, tapi juga meningkatkan performa kerja Anda di kantor.
9. Nikmati Kesendirian
Sembuh dari sakit karena putus cinta memang bukan hal mudah. Karena itu, Anda butuh waktu menenangkan diri untuk beberapa lama. Jangan langsung mencoba jalin hubungan baru setelah putus cinta untuk pelarian.(*)
Langganan:
Postingan (Atom)